Friday, April 29, 2011

Blackberry Messenger 6.0 BETA

Blackberry Messenger 6.0 (v6.0.0.73)  telah dirilis di situs Blackberry Beta Zone, jika Anda ingin segera mencobanya bisa langsung download di https://www.blackberry.com/beta/ (Harus registrasi terlebih dahulu)
Berikut beberapa fitur yang ada di BBM 6.0 :
  • Update BBM branding
  • Kinerja yang lebih cepat dan responsif
  • Pembedaan visual antara pesan draft dan sent messages
  • Pesan SMS dari kontak yang memiliki BBM sekarang digabung menjadi satu kesatuan
  • Invite kontak melalui text messaging (lebih mudah dalam pencarian kontak)
  • Pencarian lokasi (Pencarian lokasi sebelum mengirim lokasi ke kontak BBM)
  • Pengiriman lokasi ke kontak BBM dengan deteksi cell tower ataupun GPS
  • Pengriman Appointment ataupun calender event ke kontak BBM


Tidak banyak perubahan interface yang terdapat di BBM 6.0 ini, hanya ada perubahan icon yang menjadi lebih halus.


Selain itu ada fitur baru yang ditawarkan Blackberry Messenger 6 yaitu “Location Sending”, mirip fitur lokasi pada UberTwitter namun lebih personal.

Untuk menggunakannya buka percakapan BBM dengan teman, kemudian klik tombol BB pilih Send > Location




Karena masih dalam tahap beta Blackberry messenger 6.0 masih memiliki bug, diantaranya:
  • Saat melihat history chat, fokus kursor akan berpindah ke bagian paling bawah [Group dan BBM chat]
  • Terkadang tidak bisa untuk scroll keatas untuk melihat history chat dari kotak reply atau tombol emotikon. (Untuk berpindah harus scroll kekiri) [Group dan BBM Chat]
 kita tunggu saja versi resmi dari RIM mengenai Blackberry messenger 6.0
Blackberry Messenger 6.0 (v6.0.0.73)  telah dirilis di situs Blackberry Beta Zone, jika pembaca Infoteknologi ingin mencobanya bisa langsung download di  https://www.blackberry.com/beta/
(Harus registrasi terlebih dahulu)
Berikut beberapa fitur yang ada di BBM 6.0 :
  • Update BBM branding
  • Kinerja yang lebih cepat dan responsif
  • Pembedaan visual antara pesan draft dan sent messages
  • Pesan SMS dari kontak yang memiliki BBM sekarang digabung menjadi satu kesatuan
  • Invite kontak melalui text messaging (lebih mudah dalam pencarian kontak)
  • Pencarian lokasi (Pencarian lokasi sebelum mengirim lokasi ke kontak BBM)
  • Pengiriman lokasi ke kontak BBM dengan deteksi cell tower ataupun GPS
  • Pengriman Appointment ataupun calender event ke kontak BBM
Tidak banyak perubahan interface yang terdapat di BBM 6.0 ini, hanya ada perubahan icon yang menjadi lebih halus.
Selain itu ada fitur baru yang ditawarkan Blackberry Messenger 6 yaitu “Location Sending”, mirip fitur lokasi pada UberTwitter namun lebih personal.
Untuk menggunakannya buka percakapan BBM dengan teman, kemudian klik tombol BB pilih Send > Location
Karena masih dalam tahap beta Blackberry messenger 6.0 masih memiliki bug, diantaranya:
  • Saat melihat history chat, fokus kursor akan berpindah ke bagian paling bawah [Group dan BBM chat]
  • Terkadang tidak bisa untuk scroll keatas untuk melihat history chat dari kotak reply atau tombol emotikon. (Untuk berpindah harus scroll kekiri) [Group dan BBM Chat]

Wednesday, April 27, 2011

Qualcomm 2.5GHz Snapdragon



Sebuah presentasi tentang generasi terbaru chip Snapdragon besutan Qualcomm bocor ke publik. Dalam presentasi itu disebutkan kalau Qualcomm siap menghadirkan empat chip terbaru dengan arsitektur Krait yang diklaim jauh lebih cepat dibandingkan dengan chip berbasis ARM Cortex A9 yang digunakan pada iPad 2 dan Motorola Xoom, bahkan lebih cepat daripada ARM Cortex A15 yang akan diluncurkan akhir tahun ini.

Keempat chip itu adalah MSM8270, MSM8930, MSM8960, dan APQ8064. Chip terbaru ini akan memiliki kecepatan sampai dengan 2.5GHz yang berarti lebih cepat 23% dari ARM Cortex A15 namun lebih hemat energi sampai dengan 47%. Chip ini tidak hanya akan mendukung video 1080p dan efek 3D, tetapi juga 7.1-channel Dolby Surround dan mendukung kamera sampai dengan 20 Mega Piksel.

MSM8960 akan di kapalkan pada akhir musim semi tahun ini untuk di uji coba oleh rekanan Qualcomm, sedangkan yang lain akan dikapalkan akhir tahun ini. Bersiaplah untuk menyambut chip terbaru ini pada ponsel high end tahun depan.

Leica i9 Konsep

Pecinta dan hobi fotografi sepertinya sudah tidak asing lagi dengan kamera Leica M9. Kini tampilan dan desain kamera tersebut juga bisa dibawa ke ponsel iPhone 4 yang semakin memanjakan penggemar fotografi melalui iPhone.



Black Design Associates telah mengumumkan konsep kamera Leica i9 yang berupa casing kamera yang dapat menambahkan lensa lain untuk kemudian difoto melalui kamera iPhone 4. Meski masih sebuah konsep, namun perlu diakui aksesoris konsep ini sangatlah menarik dan terlihat menjanjikan, pasalnya Leica i9 telah dilengkapi dengan lensa sendiri dan sensor CMOS untuk mengambil sebuah foto berkualitas. Malah konsep kamera tersebut memiliki penyimpanan internal yang dapat diperluas dengan kartu SD untuk menyimpan foto yang diambil.

 

Lantas kenapa butuh iPhone 4? Sebenarnya tanpa iPhone 4 pun kamera Leica i9 sudah bisa mengambil foto karena memiliki sistem elektronik terpisah. Namun bila dalam keadaan iPhone 4 terpasang, maka setiap foto yang sudah diambil dapat langsung tersimpan di iPhone dan dibagikan secara online melalui layanan aplikasi / situs jejaring sosial / browser yang sudah banyak tersedia.



Konsep kamera Leica i9 ini dilengkapi dengan lensa 12.1 MP dengan 8x zoom optikal, dan focal length setara dengan 35mm. Kamera ini bisa langsung digunkan dan menggunakan baterai yang terpisah yang dapat juga dibagikan ke iPhone 4 bila dalam keadaan terpasang. Aksesoris kamera ini juga bisa menjadi pelindung dan pemanis iPhone 4 bila tidak digunakan.



Fitur lainnya untuk iPhone tersebut nantinya akan semakin dikembangkan dan tidak hanya untuk berbagi foto saja. Tertarik? yang jelas akan menjadi pelengkap iPhone 4 yang cukup mahal bila benar dirilis nantinya (jadwal peluncuran dan harga masih belum dikonfirmasi).

Tuesday, April 26, 2011

Aplikasi Mana Yang Akan Menang?

Hubungan antara Apple dan Samsung saat ini sedang menjadi topik panas di kalangan gadget mania. Namun disadari atau tidak ini tidak terlepas dari perperangan sengit dari sistem operasi iOS dan Android yang sudah berlangsung sejak lama, setidaknya setelah Android naik pesat dan mulai menggerogoti pangsa pasar iOS dan OS Smartphone lainnya seperti BlackBerry.





Sebenarnya apa yang begitu berbeda dengan iOS dan Android? Semua pasti setuju dengan mengatakan ketertutupan melawan keterbukaan. Ada lagi satu faktor penting yaitu aplikasi, platform mana yang menurut anda lebih disuka para pengembang?

Berbicara soal aplikasi, saat ini iOS terlihat lebih banyak mendapat perhatian dari para pengembang, begitu juga bagi para pengguna gadget yang menginginkan ragam aplikasi yang kaya. Hampir semua orang beranggapan untuk urusan aplikasi, iOS lebih baik daripada Android meskipun Google telah berusaha agar membuat aplikasinya semakin banyak dan menarik.

Sebagai perbandingan saat ini aplikasi iOS berjumlah sekitar 350.000 aplikasi melawan aplikasi Android yang berjumlah 150.000 aplikasi. Meski begitu perlu dicatat kalau ponsel Android memiliki ekosistem yang sangat luas dengan dapat berjalan di berbagai perangkat dari berbagai vendor dan lebih menjangkau semua segmen (low-end ke high-end). Sedangkan iOS sendiri hanya bisa berjalan di hardware yang sangat terbatas, yaitu keluaran Apple.



Setidaknya meski Android terlihat masih kalah telah dari aplikasi saat ini, bisa saja kedepannya akan semakin mengejar ketertinggalannya dengan Apple, setidaknya dari jumlah aplikasinya lebih dulu. Aplikasi untuk tablet Android juga sempat mendapat kritik cukup tajam karena masih sangat sedikit ketika hardwarenya telah diluncurkan (hanya 100 aplikasi).

Akankah aplikasi Android mengalahkan iOS di tahun ini atau tahun depan?

Monday, April 25, 2011

Aplikasi Chatting Whats

Bukan hal baru chatting atau Instant Messenger (IM) kini menjadi lebih unggul ketimbang layanan SMS maupun voice. Kelebihannya terletak pada bagaimana aplikasi ini bebas dalam menentukan jumlah teks yang tak dibatasi oleh jumlah karakter. Juga real time. Secara biaya pun jauh lebih murah ketimbang menggunakan layanan "mengobrol" maupun SMS.

BlackBerry Messenger (BBM) umpamanya, yang belakangan adalah daya tarik utama orang membeli perangkat BlackBerry. Lewat fitur ini, pengguna dapat mengungkapkan apa saja yang mereka inginkan. Termasuk berbagi suara (voice recorder), foto, maupun video pendek. Namun BBM terbatas hanya untuk pengguna BlackBerry.

Yahoo Messenger (YM) juga salah satu yang paling disuka. Akan tetapi YM memerlukan akun Yahoo! sebelum menggunakan. YM dapat dilakukan oleh siapa saja dengan ponsel apapun termasuk kelas low end.

Hampir kebanyakan aplikasi atau fitur chat memerlukan akses sendiri dengan caranya sendiri. Sebuah developer lalu menelurkan ide dengan berbasiskan nomor telepon seluler sebagai akses untuk melakukan percakapan teks. Developer bernama WhatsApp ini memunculkan ide yang kemudian dinamakan WhatsApp dengan melihat bahwa setiap orang ingin pula saling bercakap-cakap teks namun tak dihalangi oleh PIN atau user ID.

Aplikasi chatting WhatsApp dengan cepat diterima oleh pengguna. Hingga sekarang sudah bisa diunduh untuk iPhone, BlackBerry, Symbian (Nokia), maupun Android. dengan kata lain, Anda sekarang "berbicara" dengan pengguna iPhone, Nokia, atau Android, meski memakai BlackBerry.

Caranya cukup dengan mengetik http://m.whatsapp.com, lalu pilih platform yang Anda gunakan. Saat ini aplikasi ini masih cuma-cuma. Namun ada kemungkinan akan berbayar sebesar 1,99 dollar per tahun.
WhatsApp dapat melakukan texting saling-silang lantaran menggunakan server yang sama untuk semua platform.

Meskipun menggunakan satu nomor ponsel sebagai identitas, namun jika Anda ganti nomor telepon, anda tak susah mengubahkan. setelah melakukan instalasi ulang, Anda dapat melakukan pendaftaran ulang dengan nomor baru. Selain itu, jika Anda berkontak dengan teman atau kerabat di luar negeri, biayanya tak sama dengan SMS yang lintas operator. WhatsApp sama dengan menggunakan email atau chat biasa, tarifnya tak melonjak.

Ketika aplikasi ini sudah diaktifkan, maka secara otomatis daftar di buku telepon Anda, yang pula sudah mengaktifkan WhatsApp-nya, akan segera tampak. Sehingga Anda tak perlu harus meminta nomor telepon layaknya menggunakan BBM. Selain itu, foto profil akan tampil dengan sendirinya menggunakan foto profil pada daftar kontak.

Lantas bagaimana mekanisme pembayaran layanan ini? Tarif yang dikenakan adalah tarif data. Besarnya sesuai dengan yang ditawarkan oleh operator yang Anda pilih. Jadi bukan tarif SMS maupun voice. Tentu saja lebih terjangkau.

Tampaknya pengguna BlackBerry akan menambahkan aplikasi ini, jika ingin berkontak dengan pengguna Nokia, iPhone, atau ponsel Android jika sudah begini.

Wednesday, April 20, 2011

Beberapa Kelebihan Android Dibanding Apple

Kini ranah ponsel pintar dikuasai oleh 3 OS mobile utama, yaitu iOS, Android, dan BlackBerry. Diantara ketiganya ada dua yang bersaing ketat di model ponsel layar sentuh, siapalagi kalau bukan ponsel Android dan iPhone. Sementara perdebatan mengenai yang mana ponsel yang lebih baik tidak akan pernah ada habisnya bila membahas kedua OS mobile tersebut, kini Jared Spurbeck (kontributor Yahoo news) memberikan pandangannya mengenai apa yang dimiliki Android yang tidak bisa dilakukan Apple, berikut adalah alasannya:

Android datang dengan berbagai bentuk dan ukuran
Tidak suka dengan desain iPhone? Sayang sekali anda mau tidak mau harus menerima desainnya tersebut. Berbeda dengan ponsel Android yang memiliki banyak sekali model, spesifikasi, dan ukuran layar yang berbeda-beda yang bisa disesuaikan dengan kantong dan kebutuhan konsumen (termasuk adanya ponsel Android dengan papan ketik QWERTY fisik).

Menjalankan game PlayStation
Meski iOS menang dengan jumlah aplikasinya yang banyak serta menarik. Android juga tidak mau kalah dimobile gaming, apalagi dengan adanya Xperia Play, ponsel Android pertama bersertifikasi PlayStation. Banyak sekali game menarik yang dapat dimainkan dengan terhubung ke jaringan PlayStation, menawarkan game Android khusus ponsel bersertifikasi PlayStation.
Beli aplikasi dari Amazon
Berbeda dari iOS, Amazon yang sudah dikenal luas juga memiliki aplikasinya sendiri di Android, membuat semakin banyak pilihan aplikasi gratis yang dapat diunduh. Meski begitu rata-rata aplikasi berbayarnya hanya dibanderol $4.99

Berbagai hal lainnya
Seperti contoh, iPhone tidak mendukung text reflow, yang merupakan fitur Android untuk zoom in teks dalam suatu situs web yang sudah fit di layar. iOS juga tidak mendukung widget di tampilan utama yang bisa memberikan pengelaman lebih ke pengguna ponsel tanpa harus membuka aplikasi.
Kesimpulannya mungkin bisa dibilang sebagai berikut, iPhone memiliki banyak aplikasi dan desain ponsel terbaik, menjadikannya bisa laris manis meski hanya memiliki 1 ukuran layar dan model yang terbatas. Sedangkan Android hadir mengisi kekurangan Apple dengan kode program yang lebih terbuka (open source), membuat banyak manufaktur tertarik dan memproduksi sekali ponsel Android. Ini yang menjadi dasar perkembangan Android yang begitu pesat dan memiliki fitur yang tidak ada di iPhone.
Yang mana yang menjadi ponsel favorit anda?

 

Menurut Survey Pengguna Android Membenci iPhone

Persaingan dunia teknologi ternyata tak jauh berbeda dengan kompetisi olahraga, di mana penggemar setiap kubu mati-matian membela 'tim' mereka. Setidaknya itu yang terlihat pada survei Business Insider terhadap pengguna smartphone.

Baru-baru ini Business Insider mengadakan survei seputar penggunaan ponsel pintar yang akhirnya mendapat lebih dari 2.000 respon. Dari survei itu, terlihat jelas bahwa persaingan sengit antara iPhone dan Android juga terjadi di kalangan penggemarnya.


Sebagian besar responden adalah pengguna Android (51,4 persen), diikuti oleh iPhone (33 persen), BlackBerry (8,3 persen), Windows Phone 7 (3,1 persen), Palm (1,6 persen) dan lainnnya (2,6 persen).

Sebanyak 85 persen responden mengaku berencana membeli smartphone baru dalam kurun dua tahun ke depan, di mana 92 persen ingin membeli produk terbaru dan termahal. Sementara 8 persen lainnya mengaku ingin membeli ponsel model lama yang lebih murah.

Mayoritas responden (54,4 persen) tertarik membeli ponsel berbasis Android dan iPhone (33,6 persen) ketimbang BlackBerry (3 persen), WP7 (3,7 persen) ataupun platform lainnya.

Sebagian besar pengguna iPhone mengklaim tidak ingin mengganti ponselnya dengan Android ataupun BlackBerry saat mereka meng-upgrade ponsel mereka (59,3 persen), kecuali jika kedua platform itu menawarkan banyak keunggulan yang tidak dimiliki iPhone.

Sementara, 55,7 persen pengguna Android mengaku tidak akan ‘hijrah’ menggunakan iPhone karena mereka "benci Apple". Sebanyak 31,2 persen akan mempertimbangkan membeli iPhone jika bisa bekerja dengan baik dengan produk-produk selain Apple.

Platform (38,2 persen) dan fitur (33,1 persen) masih menjadi pertimbangan utama konsumen dalam membeli smartphone. Pertimbangan lainnya termasuk pilihan aplikasi (8,1 persen), migrasi data yang mudah (3,9 persen), harga (3 persen) serta operator yang menawarkan (7,2 persen).