Tuesday, May 10, 2011

Nilai Merek Google Dikalahkan Oleh Apple

Apple kini menjadi merek yang paling berharga di dunia alias most valuable brand. Nilainya bahkan  menggeser raksasa situs mesin pencari Google.

Berdasarkan riset WPP Plc. unit Millward Brown, nilai merek Apple meroket 84 persen tahun lalu menjadi 153,3 miliar dollar AS. Sedangkan, nilai merek Google tergelincir 2 persen menjadi 111,5 miliar dollar AS.
Sementara, untuk posisi ketiga ada IBM (International Business Machines) yang naik 17 persen. IBM melangkahi posisi ketiga sebelumnya yakni McDonald's.

"Jadi sudah jelas bahwa setiap pekerja Apple dari Steve Jobs dan Tim Cook mendatangi magang musim panas untuk melindungi dan memelihara merek mereka sebagai prioritas utama," kata Direktur Utama WPP Millward Brown, Eileen Campbell dalam laporannya, Senin (9/5/2011).

Apple merupakan merek yang dipunyai Apple Inc. Perusahaan ini memproduksi iPhone, iPad, iPod dan iMac. Campbell mengatakan, Apple telah meningkatkan hampir dua kali lipat pendapatan dan keuntungannya pada kuartal terakhir. Menurutnya, sejak mengakuisisi Redmond, perusahaan teknologi milik Microsoft Corp pada Mei 2010 lalu, pangsa pasar Apple melonjak pesat.

Lonjakan nilai merek yang paling mengejutkan adalah Facebook. Nilai merek situs jejaring sosial ini melonjak 246 persen. Posisinya kini berada di urutan 35 dengan nilai 19,1 miliar dollar AS. Sementara pesaingnya, mesin pencari asal China, Baidu berada di urutan 29 dengan nilai 22,6 miliar dollar AS. Nilai Baidu melonjak 141 persen atau kedua tercepat setelah Facebook.
<via kompas>

Monday, May 9, 2011

Gadget Touchscreen Tertipis dan Fleksibel

Suatu saat nanti, bukannya tidak mungkin sebuah layar fleksibel yang lentur seperti kertas akan sangat mungkin dipakai pada perangkat elektronika. Tidak hanya untuk layar komputer, tablet, tapi bisa juga untuk ponsel dan smartphone



Smartphone yang disebut sebagai PaperPhone ini bisa melakukan semua hal yang tidak biasa dilakukan ponsel dengan bentuk yang lebih besar seperti memanggil dan menerima panggilan, mengirim pesan SMS, hingga memutar musik maupun membaca e-book. Gadget ini juga akan memiliki fungsi dan fitur yang berbeda ketika ditekuk, dilipat, maupun digulung di sudut atau salah satu sisinya.

Para periset di HML telah membuat prototipe ponsel berlayar lentur yang disebut PaperPhone dan diberi sebutan iPhone fleksibel. Perangkat ini layaknya smartphone bisa menyimpan kontak nama, memainkan musik, dan melakukan panggilan telepon. Layarnya 9,5 inci menggunakan e-ink.

Prototipe yang hanya memiliki ketebalan beberapa milimeter ini dibuat dengan teknologi e-ink seperti yang ada di e-reader Amazon Kindle. Namun perangkat ini dilengkapi dengan sensor penggulungan (flex) dan layar sentuh yang bisa menginterpretasi gambar dan teks yang dituliskan di atasnya.


Prototipe ini dibuat untuk meneliti seberapa mudah orang menggunakan perangkat yang menggunakan kontrol dengan cara ditekuk atau digulung. Versi awal dari perangkat ini dihubungkan ke sebuah laptop untuk menginterpretasi dan merekam cara orang melakukan operasi penggulungan di gadget ini.

"Inilah masa depan. Segala sesuatu akan terlihat dan terasa seperti ini dalam lima tahun ke depan," kata Roel Vertegaal, direktur HML yang menciptakan teknologi tersebut dalam situsnya. Ia akan memamerkan prototipe tersebut pada konferensi Computer Human Interaction atau CHI 2011 yang diselenggarakan di Vancouver, Kanada, 10 Mei 2011.

Menurut Dr Vertegaal, dalam lima tahun ke depan semua (perangkat) akan memiliki tampilan dan penggunaan seperti perangkat ini. Perangkat ini akan terlihat, terasa, dan bisa beroperasi seperti sebuah kertas interaktif. Pengguna akan berinteraksi dengan menekuknya sehingga menjadi ponsel, menggulung sisi-sisinya seperti membaca buku, atau menuliskan sesuatu di atasnya seperti memakai pena.

Selain PaperPhone, pada acara yang sama juga direncanakan akan ditampilkan sebuah perangkat lain yang disebut Snaplet yang juga dibuat oleh tim peneliti tersebut. Snaplet akan memiliki fungsi berbeda dan tergantung bagaimana gadget ini dipakai. Jika dipakai di tangan maka perangkat ini menjadi sebuah jam, jika dalam kondisi tidak digulung maka perangkat ini akan berfungsi seperti PDA, dan akan berubah menjadi sebuah ponsel ketika ditekuk menjadi cembung.

Friday, May 6, 2011

Chip Teknologi 22 nm Intel Untuk Prosesor 3D


Intel telah mengumumkan akan memakai teknologi baru dalam pembuatan prosesor dengan memakai transistor 3 dimensi ke dalam mikrochip 22nm . Teknologi baru ini akan sejalan dengan hukum Moore yang mengatakan bahwa jumlah transistor dalam chip akan menjadi dua kali lipat setiap dua tahun. Mikroprosesor yang diberi nama Ivy Bridge ini akan memakai transistor 3 dimensi yang disebut Tri-Gate.

Generasi baru chip Intel akan menggunakan struktur 3D untuk mengemas lebih banyak daya komputasi ke dalam ruang yang lebih kecil. Pernyataan ini diungkapkan Intel saat memperkenalkan desain baru chip yang dikembangkannya.

Desain baru chip ini dirancang untuk memungkinkan pertumbuhan eksponensial dalam daya komputasi yang disebut sebagai Hukum Moore untuk berlanjut ke generasi lainnya.

Sebenarnya Tri-Gate bukanlah barang yang benar-benar baru karena pernah ditunjukkan oleh Intel di tahun 2002. Namun teknologi 3 dimensi ini baru sekarang dipakai untuk menggantikan teknologi prosesor 2 dimensi yang sekarang masih dipakai di komputer, ponsel, hingga elektronik lain

Istilah '3D' disini mengacu pada unit transistor yang sangat fudamental dari chip komputer. Saat ini, struktur mereka hanya memungkinkan elektron menggerakkan objek dua dimensi dari satu sisi ke sisi lain. Kini, Intel memungkinkannya juga untuk bisa bergerak ke atas dan bawah. Chip ini akan berbentuk lebih tinggi namun tidak rentan 'bocor' sehingga memerlukan daya yang lebih kecil.

"Intel bisa mengurangi konsumsi daya lebih dari 50 persen dalam generasi tunggal dan menghasilkan lompatan performa kerja sebesar 37 persen," kata salah satu peneliti senior Intel, Mark Boh.

Intel menyebutkan, terobosan yang dilakukannya dan sebanding dengan inovasi kali ini adalah pada 2007. Meski chip 3D ini belum akan dirilis secara resmi, konsumen setidaknya sudah bisa berharap kehadiran grafis 3D yang lebih baik dan multitasking

Thursday, May 5, 2011

Apple Akan Menghadirkan iOS Maps

Apple sepertinya sedang mengusahakan pembuatan aplikasi Maps-nya sendiri khusus untuk platform iOS. Ini terlihat dari postingan lowongan pekerjaan Apple yang sedang mencari orang yang tepat untuk merealisasikannya. Kandidat yang dibutuhkan ini nantinya akan dikenal sebagai iOS Maps Application Developer dan akan bekerja di markas besar Apple di Cupertino.

Para pelamar posisi pekerjaan tersebut tentu harus memiliki skill yang dibutuhkan, termasuk pengalaman langsung dalam mengembangkan tampilan antarmuka. Mereka akan bekerja sama dengan tim tampilan antarmuka Apple untuk membuat fitur peta yang inovatif dan segar.

Cukup mengejutkan karena sebelumnya sama sekali belum terhembus berita secara jelas kalau Apple ingin mengembangkan aplikasi Maps besutannya. Sepertinya Apple serius ingin memberikan perubahan besar untuk iOS 5 yang akan dirilis dalam tahun ini.

Apakah aplikasi Maps Apple ini merupakan jawaban atas aplikasi Google Maps yang tidak kunjung hadir di perangkat iOS hingga sekarang? Dapatkah aplikasi Maps Apple berdiri sendiri dan membuat penggunanya tidak lagi tergantung dengan Google Maps? Sepertinya baru bisa terjawab setelah pengumuman resminya, mungkin saja diumumkan di ajang WWDC 2011 yang berlangsung bulan Juni nanti.

Tuesday, May 3, 2011

BlackBerry OS 7 Dapat Mengalahkan iOS dan Android

Perbaikan yang dilakukan RIM terhadap browser baru BlackBerry OS 7 memberikan hasil menggembirakan. Bahkan secara menakjubkan, browser Blackberry OS 7 mampu mengungguli browser Mobile Safari dan Android Browser pada sisi JavaScript dan waktu penampilan halaman (page loading).



Uji coba dilakukan pada ponsel baru BlackBerry Bold Touch 9900, yang merupakan pesaing terdekat iPhone 4, Google Nexus One dan Nexus S. Hasil uji coba menunjukkan browser baru BB OS 7 menampilkan halaman 1,6 kali lebih cepat daripada browser versi lama. BB OS 7 hanya membutuhkan 7,8 detik untuk menampilkan halaman, sedangkan versi lama membutuhkan 12,4 detik.



Kecepatan juga terasa saat panning dan zooming, meskipun tidak ada informasi data yang dirilis RIM soal kecepatannya.

Mesin JavaScript yang diperkuat JIT compiler serasa terbang melebihi kecepatan mobile browser yang ditanam di iOS dan Android. BlackBerry Bold Touch 9900 menjalankan benchmark JavaScript Sunspider dengan kecepatan 2,84 detik sedangkan iPhone 4 menjalankannya dengan kecepatan 3,23 detiks dan dua produk Google droid menjalankannya 5 dan 6 detik. Di versi terdahulu, browser BlackBerry OS 6, aplikasi itu dijalankan dengan kecepatan 10,8 detik.

Setelah ditilik lebih lanjut, kecepatan OS baru andalan RIM ini terletak pada Qualcomm CPU yang tertanam di Bold Touch 9900 yang berkecepatan 1,2GHz. Yeah, tapi apapun itu, hasilnya memang tidak mengecewakan. Good job, RIM!
<via teknoup>

Apple Beralasan Tracking Lokasi Adalah Bug

Sepekan setelah penemuan yang melaporkan adanya software di dalam perangkat mobile Apple yang memata-matai lokasi penggunanya, Apple secara resmi 'meluruskan' tuduhan itu.

"iPhone tidak mencatat lokasi Anda. Hanya saja, iPhone memang mengumpulkan database hotspot WiFi dan menara selular di lokasi terkini pengguna. Beberapa di antaranya bahkan mungkin berjarak ratusan mil dari iPhone Anda. Ini untuk membantu iPhone secara cepat dan akurat menghitung lokasi ketika dibutuhkan," kata pernyataan resmi Apple.

Sebelumnya, dua pakar keamanan Inggris membongkar hal itu. Mereka mengatakan bahwa sebuah file di sistem operasi iOS melacak lokasi pengguna iPhone, iPod Touch, dan iPad, dengan mencatat histori lokasi mereka dan menyalinnya ke komputer pengguna, ketika perangkat mobile mereka terkoneksi.

Temuan ini lantas memicu kekhawatiran adanya pelanggaran hak-hak privasi pengguna, apabila file tersebut terakses oleh seseorang yang tidak diinginkan. Apple mengatakan bahwa data yang dikumpulkan oleh iPhone itu adalah sebuah 'bug' yang ditemukan Apple, dan akan diperbaiki secepat mungkin.

Apple juga mengaku menemukan bug lain di iPhone yang akan terus mengumpulkan lokasi update pengguna, walaupun layanan penjejak lokasi mereka dimatikan. Bug inipun dijanjikan oleh Apple akan segera diperbaiki.

Seperti dilansir oleh situs The Telegraph, Martyn Ruks, Technical Director of Security Consultants pada MWR InfoSecurity, mengatakan bahwa teknologi memang tumbuh demikian kompleks sehingga konsumen seringkali menghadapi situasi di mana mereka sama sekali tidak tahu apa yang dilakukan oleh gadget kepunyaannya.

Bila memang tidak ingin agar hal ini terjadi, kata Ruks, sebaiknya konsumen sama sekali tidak usah menggunakan gadget tersebut. Bagaimanapun, ia menambahkan, sistem operasi Android operating menawarkan pilihan kontrol yang lebih granular dan spesifik kepada pengguna dalam hal pengaturan ponsel cerdas mereka ketimbang Apple iOS.

Monday, May 2, 2011

Google Android Menantang Apple FaceTime

Raksasa software Google mengumumkan bahwa mereka akan membenamkan fitur video chat yang akan datang ke platform smartphone Android. Aplikasi yang sama seperti buatan Apple, FaceTime ini merupakan versi terbaru dari Google Talk dan dapat berjalan melalui jaringan 3G dan Wi-Fi.

Google Talk instant messenger, akan segera built-in untuk OS Android, yang artinya nantinya pengguna akan mendapatkan fungsi video dan voice chat. Menurut Google Mobile Blog, layanan ini akan diadopsi pertama kali oleh smartphone Nexus S yang dilandasi sistem operasi Android 2.3.4. Ponsel Nexus S tadi juga dilengkapi dengan kamera beresolusi besar.

Ponsel lainnya yang bakal menggunakan aplikasi tersebut adalah Samsung Galaxy. "Sekarang Anda bisa melakukan video conference atau voice chat dengan keluarga, teman, dan kolega dari ponsel Android," kata Google.

Chat client yang baru juga akan superimpose teks chatting di layar telepon dan akan memungkinkan pengguna untuk keluar dari aplikasi untuk memeriksa sesuatu di tempat lain di telepon..

Salah satu kelebihan dari Google Talk untuk ponsel Android ini yaitu sudah terintegrasi dengan daftar kontak di akun Gmail pengguna. Google menambahkan melalui ponsel Android, pengguna bisa menggunakan aplikasi tadi untuk terhubung dengan sesama ponsel Android, tablet Android, dan komputer biasa.

Google mengatakan Nexus S akan mendapatkan update selama beberapa pekan ke depan, baru menyusul kemudian perangkat Gingerbread lainnya


.